Senin, 16 Januari 2017

KARAKTERISITIK AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK - Materi 1

Organisasi dan Informasi Akuntansi


     Istilah organisasi berasal dari bahasa Yunani “organ” yang berarti “alat”. Organisasi adalah alat atau wadah sekelompok orang yang berkumpul dan bekerja sama dengan cara yang terstruktur untuk mencapai tujuan atau sejumlah sasaran tertentu yang telah ditetapkan bersama.

     Manajemen membuat laporan yang memuat Informasi Akuntansi dalam rangka mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya organisasi. Informasi akuntansi yang digunakan untuk keperluan internal organisasi disebut akuntansi manajemen dan yang ditujukan untuk pihak luar dikenal sebagai akuntansi keuangan.


Hubungan Organisasi Dengan Informasi Akuntansi



Tipe-tipe Organisasi

1. Pure-Profit Organization

Tujuan organisasi ini adalah menyediakan atau menjual barang dan/ atau jasa dengan maksud utama untuk memperoleh laba sebanyak-banyaknya sehingga bisa dinikmati oleh para pemilik. Sumber pendanaan organisasi ini berasal dari investor swasta dan kreditor.

2. Quasi-Profit Organization

Tujuan organisasi ini adalah menyediakan atau menjual barang dan/atau jasa dengan maksud untuk memperoleh laba dan mencapai sasaran atau tujuan lainnya sebagaimana yang dikehendaki para pemilik. Sumber pendanaan organisasi ini berasal dari investor swasta, investor pemerintah, kreditor dan para anggota.

3. Quasi-Nonprofit Organization

Tujuan organisasi ini adalah menyediakan atau menjual barang dan/ atau jasa dengan maksud untuk melayani masyarakat dan memperoleh keuntungan (surplus). Sumber pendanaan organisasi ini berasal dari investor pemerintah, investor swasta dan kreditor.

4. Pure-Nonprofit Organization

Tujuan organisasi ini adalah menyediakan atau menjual barang dan/ atau jasa dengan maksud untuk melayani dan meningkatkan kesejah-teraan masyarakat. Sumber pendanaan organisasi ini berasal dari pajak, retribusi, utang, obligasi, laba BUMN/BUMD, hibah, sumbangan, penjualan aset negara dan sebagainya.


Pengertian Sektor Publik

      Sektor publik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan umum dan penyediaan barang atau jasa kepada publik yang dibayar melalui pajak atau pendapatan negara lain yang diatur dengan hukum.

Contoh Sektor Publik adalah Bidang kesehatan, pendidikan, keamanan dan transportasi

Peran Utama Pemerintah Dalam Pengelolaan Sektor Publik

1. Regulatory Role

Peran utama pemerintah dalam menetapkan peraturan terhadap pengelolaan sektor publik sehingga tidak merugikan masyarakat.

2. Enabling Role

Peran utama pemerintah dalam menjalankan pengelolaan sektor publik sehingga memungkinkan untuk dinikmati oleh kepentingan masyarakat luas dengan mudah.

3. Direct Provision of Goods and Services

Peran utama pemerintah untuk menyediakan barang dan jasa publik (pure public goods) secara mudah bagi masyarakat meskipun pengelolaannya diserahkan ke pihak swasta.  

Tipe Barang dan Pelayanan Sektor Publik

1. Pure Public Goods

Barang-barang atau jasa kebutuhan masyarakat yang manfaat barang atau jasa tersebut dinikmati oleh seluruh masyarakat secara bersama-sama.

Contoh: pertahanan nasional (defence), satuan kepolisian (police force), layanan pemadam kebakaran (fire sevice) serta layanan peradilan (judges).

2. Quasi Public Goods

Barang-barang atau jasa kebutuhan masya-rakat yang manfaat barang atau jasa tersebut dinikmati oleh seluruh masyarakat, namun apabila dikonsumsi oleh individu tertentu akan mengurangi konsumsi orang lain akan barang tersebut.

Contoh: pelayanan kesehatan, pendidikan, pengendalian pencemaran dan ekstrasi air tanah.

3. Quasi Private Good

Barang-barang atau jasa kebutuhan masya-rakat yang mana manfaat barang atau jasa tersebut hanya dinikmati secara individual oleh yang membelinya walaupun sebetulnya barang atau jasa tersebut dapat dinikmati oleh semua masyarakat.

Contoh: pelayanan jalan tol dan tenaga listrik

4. Pure Private Goods

Barang-barang atau jasa kebutuhan masya-rakat yang mana manfaat barang atau jasa tersebut hanya dinikmati secara individual oleh yang membelinya dan yang tidak membelinya tidak dapat menikmati barang atau jasa tersebut.

Contoh: makanan, pakaian, hiburan, peralat-an, dan sebagainya.

Interaksi Public Goods dengan Private Goods















Organisasi-organisasi Sektor Publik

  1. Pemerintah Pusat
  2. Pemerintah Daerah
  3. Sejumlah perusahaan di mana pemerintah mempunyai saham ( BUMN & BUMD )
  4. Organisasi bidang pendidikan
  5. Organisasi bidang kesehatan
  6. Organisasi masa

Batasan Area Organisasi Sektor Publik

  1. Penyelenggaraan layanan atau pengadaan barang kebutuhan masyarakat umum
  2. Bukan konsumsi individual
  3. Pemerintah ikut mengendalikan dengan saham atau sejumlah regulasi yang mengikat
  4. Harga tidak semata-mata ditentukan berdasarkan mekanisme pasar

Area Organisasi Sektor Publik


Perbedaan Sifat dan Karakteristik Organisasi


Persamaan Sifat dan Karakteristik Organisasi

  1. Bagian dari sistem ekonomi negara
  2. Peraturan Perundang-undangan
  3. Proses pengendalian manajemen
  4. Produk
  5. Kelangkaan sumberdaya

Keunikan Akuntansi Sektor Publik

  1. Cenderung kurang uniform
  2. Perumusan standar akuntansi mengadaptasi regulasi yang sudah ada
  3. Laporan keuangan yang dihasilkan sebagai media akuntabilitas publik
  4. Akuntanasi berbasis kas

Perubahan Lingkungan Organisasi Sektor Publik


  • Struktur yang terlalu birokratik dan bertingkat mengalami pemangkasan 
  • Sistem sentralisasi mulai banyak diubah menjadi desentralisasi 
  • Melakukan perbaikan kinerja berbasis informasi pengukuran kinerja dan pemicu terjadinya tingkat kinerja tertentu
  • Pengambilan keputusan dilakukan secara cepat sehingga didesain sistem informasi manajemen yang handal 
  • Adanya pemberdayaan yang sistematis terhadap individu-individu dalam organisasi 
  • Munculnya kesadaran yang tinggi atas pentingnya ukuran kinerja nonfinansial

Alasan Mengapa Dibutuhkan Organisasi Sektor Publik

  • Untuk menjamin bahwa pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, rekreasi, perlindungan hukum dapat disediakan untuk masyarakat secara adil dan merata tanpa memperhitungkan kemampuan masyarakat untuk membayarnya.
  • Untuk memastikan bahwa layanan publik tertentu ditempatkan pada wilayah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, misalnya museum, perpustakaan, tempat parkir dan sebagainya.

  • Untuk menjamin bahwa public goods and services disediakan dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan jika membeli dari perusahaan swasta, misalnya perusahaan transportasi, rumah sakit, sekolah, dan perusahaan jasa lainnya yang menyediakan layanan yang serupa. 
  • Untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa karena adanya per-bedaan agama maupun suku.

Alasan Mengapa Pemerintah Wajib Mengendalikan Sektor Publik


  • Output sektor publik berkaitan dengan barang atau jasa kebutuhan masyarakat umum. 


  • Barang dan jasa kebutuhan publik tidak dapat dibagi-bagi secara individu atau orang per orang. 

  • Tidak memungkinkannya menjatah penggunaan barang atau jasa tersebut untuk setiap orang. 

  • Alokasi barang atau jasa kebutuhan publik menghadapi pasar persaingan tidak sempurna. 

  • Mengurangi beban masyarakat atas penggunaan barang atau jasa publik dengan pemberian subsidi atau perangsang kepada pihak swasta untuk penyediaannya (quasi private organisations).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar